“BERBAGI INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS TIK MEWUJUDKAN MERDEKA BELAJAR”
Itulah tema Pembukaan Kuliah Umum Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK) Level 4 Berbagi hari ini 14 September 2020. Acara ini dilaksanakan pukul 09.00-10.00 WIB dengan opening remarks Bapak Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Acara yang dibuka oleh Dhoni Kusmanhadji, anchor TVRI tersebut itu disambut dengan antusias. Lebih dari 1000 peserta baik di zoom maupun streaming di You Tube mengikuti kegiatan pembukaan PembaTIK Level 4.
Kuliah umum ini diadakan oleh Pusdatin Kemdikbud untuk memberikan gambaran pelaksanaan PembaTIK Level 4 Berbagi. Selain itu sebagai ungkapan apresiasi kepada Bapak Hendriawan selaku Subkoordinator Perancangan Aplikasi Substansi Pemanfaatan Teknologi dan Pembelajaran Pusdatin Kemendikbud yang kontribusinya sangat besar kepada Pusdatin Kemdikbud terutama Rumah Belajar. Ya! Beliaulah ruh-nya Rumah Belajar, karena sejatinya munculnya aplikasi tersebut salah satunya berkat ide brilian beliau, sang pahlawan, putra terbaik bangsa bapak Hendriawan Widiatmoko.
Acara yang pertama adalah sambutan bapak M. Hasan Chabibie, S.T., M.Si. selaku Plt. Kepala Pusdatin Kemdikbud. PembaTIK tahun ini sungguh luar biasa. Jumlah peserta meningkat 1000% dibanding tahun lalu.
Kegiatan PembaTIK itu sendiri terdiri dari empat level, yaitu :
1. Level 1 Literasi
Pengenalan Perangkat TIK Dasar, Internet Bijak, Sehat dan Aman, Internet untuk Pembelajaran, Aplikasi Pembelajaran Terbuka
2. Level 2 Implementasi
Penerapan Pembelajaran Abad 21, Fitur-fitur Rumah Belajar, Pemanfaatan TV Edukasi, M-Edukasi, Suara Edukasi, Integrasi Kelas Dengan TIK
3. Level 3 Kreasi
Media Pembelajaran Berteknologi Digital, Pembuatan Video Pembelajaran, Pembuatan Multimedia Interaktif, Inovasi Pembelajaran dengan TIK
4. Level 4 Berbagi
Penulisan Artikel Rumah Belajar, Strategi Berbagi, Komunikasi Efektif Pemanfaatan Konferensi Video
Beliau menyampaikan bahwa guru yang lulus dari level 3 5007 peserta dengan 2496 peserta berhak lolos ke Level 4 Berbagi. Hendaknya, guru yang sudah tersaring ini lebih mampu secara komunikatif untuk berbagi membuat video, menyusun artikel dan lain sebagainya atas praktek yang sudah pernah dilakukan sebelumnya.
Menjadi Duta Rumah Belajar bagi peserta level 4 ini tentu merupakan sebuah impian besar. Karena DRB menjadi keluarga besar Pustekkom yang bertugas untuk melakukan pengembangan di propinsi masing-masing tentang bagaimana pemanfaatan TIK. DRB juga menjadi penggerak guru-guru di daerah, menjadi inisiator perubahan untuk memanfaatkan Rumah Belajar, menyusun bahan ajar, memanfaatkan aplikasi hingga dilibatkan di acara-acara GTK, Pusdatin bahkan dinas kabupaten masing-masing peserta.
Di level 4 ini, 30 peserta per propinsi akan dibimbing oleh DRB propinsi di Whatsapp Group maupun Telegram dalam menyelesaikan modul-modul serta tugas. Terdapat kegiatan wawancara, diskusi pleno hingga publikasi karya atau produk dengan nilai terbaik akan dikukuhkan sebagai Duta Rumah Belajar 2020.

0 Komentar