Hari-hariku belakangan ini diliputi dengan kegundahan. Bagaimana tidak, di grup Komunitas Sahabat Rumah Belajar berseliweran informasi tentang pengumuman kelulusan Pembatik Level 3 Tahun 2020. Dag dig dug. Harap-harap cemas. Luluskah aku?

Kemudian kubuka link di https://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id/user/pembatik_2020_level3_result

Kumulai klik Pembatik Level 3 Gelombang 3. Deng deng deeeeeengg..

Alhamdulillah Yaa Rozaaq, namaku ada. Mashallah tabarakallah…

Kembali kucek di grup untuk memantau perkembangan pengumuman lolos level 4.

Ku klik link https://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id/user/pembatik_2020_level4

pilih Jawa Timur.

Ya Allah…. Pengen nangiiiiissss rasanya! Hiks hiks hiks

Allahu akbar!!

Tidak berharap banyak karena pasti orang-orang hebat yang bakal masuk di level tersebut. Memori kembali teringat saat detik-detik pengumpulan tugas waktu itu 5 Juli 2020. Rekan sejawat di level 3 rame membahas ujian maupun tugas akhir berupa video pembelajaran atau media pembelajaran interaktif.

Pasrah. Berharap lulus pasti. Tapi tidak ingin terlalu berharap banget bisa lolos ke level 4, takut kecewa. Sudah biarkan Allah yang bekerja. Bila lanjut Alhamdulillah, rizqi minallah. Bila tidak pun tak masalah. Alhamdulillah bersyukur sudah bisa masuk ke level 3 gelombang 3 dengan total pendaftar 606 yang lolos 69 peserta. Namun dari 17 gelombang level 3 yang berangkat ke level 4 dari propinsi Jawa Timur, dari 360 peserta yang lolos, diriku yang masih remahan peyek ini termasuk 30 besar. Allahu akbar!

Kini, perjalanan pun telah dimulai kembali. Dan tantangan baru pun menghampiri. Sesuatu hal yang belum pernah kini harus kulalui. Aku tipe orang yang sebenarnya pemalu, kurang pede kalau harus expose ke luar. Tapi ternyata dengan masuk ke level 4 ini mewajibkan untuk selalu “menunjukkan diri” melalui media-media social yang dimiliki. Yah, begitulah memang seharusnya. Karena di level 4 ini adalah level dimana kita harus aktif berbagi. Kepada siapapun! Bagaimana memanfaatkan Rumah Belajar di media social aktif baik IG, Twitter, Facebook, You Tube dan blog, serta aktif di pena http://pena.belajar.kemdikbud.go.id/

Well, bismillah pokoknya.

Semuanya telah diatur oleh Allah. Selalu kuyakini bahwa apa-apa yang diberikan Allah kepada makhluknya, pastilah ia akan mampu menyelesaikannya. Cukup berserah diri dan selalu berusaha yang terbaik. Aku hanya memohon, “Ya Allah berikan aku yang terbaik. Aku tidak perlu masuk di level 4 jika memang engkau tidak ridho. Namun jika engkau ridho, maka mampukan aku mencapai level tersebut dan dapat menyelesaikannya dengan baik. Aamiin”

Kesempatan emas ini tentu tidak akan datang dua kali. Maka inshallah aku akan berusaha semaksimal mungkin. Semoga Allah meridhoi langkah ini.

Terima kasih master-master DRB yang telah membimbing hingga bisa lolos ke level 4. Semoga menjadi amal jariyah panjenengan sedoyo. Aamiin