Siapa yang pernah mengalami writings block?? Menulis itu ada tekniknya. Bagaimana kiat-kiat menulis yang menarik pembaca? Berikut rangkuman Kuliah Umum Hari ke-3 bersama bunda Asma Nadia
KIAT MENYUSUN PENULISAN YANG MENARIK bersama ASMA NADIA
Bisa menulis itu bukan karena bakat ataupun keberuntungan, tapi murni sebuah KETERAMPILAN.
5% keberuntungan
5% bakat
90% kerja keras
Mengapa kita menulis?
Bagaimana menemukan alasan yang kuat untuk menulis?
Dengan menemukan alasan kuat bisa menemukan ide-ide untuk menulis. Kita akan mencari cara, menemukan penyebabnya, apakah karena teknis (bisa diriset lagi) atau malas atau kurang sering berlayar dengan kata. Intinya carilah alasan yang kuat kenapa harus menulis. Tidak bisa tidak untuk menulis.
Asma kecil sakit-sakitan. Mulai 7 tahun terkena gagar otak. Ada 14 gigi yang akarnya dicabut. Ibu selalu menemani. Berusaha menjadi pelajar yang baik. Selalu bersekolah di sekolah yang favorit. Di tahun kedua kuliah pusing dan mundur dari kampus. Sehingga mulailah menulis karena melihat menulis tidak membutuhkan ijazah dan lali-lain. Mulai menulis tahun 1992 tapi mulai diterbitkan bukunya 1999. Film pertama ada di tahun 2009. Intinya tetap berproses. Tetang berusaha karena aka nada ruang bagi mereka yang terus berusaha.
Pengalaman adalah kekayaan yang luar biasa. Setiap kita punya kekayaan. Bagikanlah dengan menulis…
Latihan nulis status di sosmed.
Jadilah orang yang menyejukkan, yang bijaksana, cerdas menulis, sabra menulis supaya nggak Cuma kita yang sabar.
Kalau kita menulis, kita bisa menjagkau puluhan ribu orang. Bisa menjangkau banyak tempat dalam satu waktu.
Setiap kali menulis ada pembaca yang tergerak untuk menjadi hamba Allah lebih baik maka itu bisa menjadi ladang amal di akhirat.
Menulis bukan sekedar ide bagus
Berawal dari keresahan seperti pada buku Catatan Hati Seorang Istri, Surga yang Tak Dirindukan. Menulis karena resah melihat berita, mendengar curhatan orang lain. Ada banyak ide yang bisa dikembangkan menjadi frame.
Berita tentang penganiayaan PRT hingga meninggal ditemukan di kerongkongannya ada kotoran manusia. Astaghfirullah…
Menulis itu melembutkan mengasah kepekaan hati.
Jilbab traveller. Sebagian besar traveller bukan muslim maka jika ditanya bagaimana mendapatkan tempat ibadah muslim, makanan hal kurang tahu.
Tulisan yang kita hadirkan bukan sekedar hiburan waktu luang tapi benar-benar menjadi sebuah kebutuhan. Cari cara supaya buku kita bisa menjawab kebutuhan. Jika tidak menemukan buku yang dibutuhkan maka jadilah penulisnya.
Menulis=keterampilan
Keterampilan=bisa dipelajari.
Yang membedakan adalah bagaimana kita bisa terus menekuni. Tidak bisa-agak bisa-bisa-mahir
Latihan Menulis Termudah adalah menuliskan kisah-kisah nyata supaya lebih dekat dan renyah bagi pembaca. Menulis pengalaman yang paling berkesan, menyedihkan, menyakitkan, tak terlupakan. Pengalaman adalah kekayaan yang khas, yang kita miliki dan alami yang pasti beda dengan orang lain.
Jadi apa pengalamanmu???
Kunci tulisan menarik
Ide = sesuatu yang baru yang belum pernah diangkat, dibahas, dekat dengan pembaca ide dan topiknya sehingga menjadi gue banget
Jika ide biasa saja maka kuatkan di teknik, judul yang menarik karena judul adalah gerbang/awal yang membuat orang tertarik, openingnya dan endingnya akan dibaca.
Sebuah tulisan akan menarik jika memiliki konflik yang kuat. Konflik adalah nyawanya cerita fiksi. Kalua cerita non fiksi maka gagasannya harus kuat.
Setting latar tempat dan waktunya kuat. Situasi geografis bisa googling.
Penokohan adalah salah satu pon tulisan fiksi menarik. Dia bukan Cuma nama tapi harus memberikan pakaian atau karakter yang kuat. Gaya bicara, cara menegur, reaksi ketika sedih/marah, dan lain-lain. Buat tokoh-tokoh yang berbeda. Caranya bagaimana? Banyak membaca, membaca dan membaca.
Bentuk cerita. Permainan plot, alur. Amati penulis-penulis lain bagaimana mengakhiri cerita.
Sesuatu yang bisa dengan sudut pandang berbeda akan menjadi luar biasa!
Khusus untuk buku menarik/BEST SELLER. Jika buku itu menarik gagasan dan isi buku menarik, punya segmentasi buku yang jelas, untuk remaja, orang tua, pernikahan, dewasa dan lain-lain dilihat dari isu, symbol, lambang, bahasanya jelas.
Salah satu kuncinya adalah membidik pembaca perempuan.
Sosok buku. Judul, cover, synopsis, tagline, tidak boleh terlalu kecil, tipis karena akan tenggelam di took-toko buku.
Waktu. Lahirnya pas sesuai kondisi terkini. Tapi jangan terlalu lama nulisnya supaya tetap dapat kebutuhan waktu yang tepat.
Promo. Karya yang akan diterbitkan diperhatikan apakah penerbit giat memberikan promo
Social media. Gunakan social media sebaik-baiknya. Berikan gambaran pemilik akun di profil dengan jelas. Karena sosmed adalah perwakilan diri kita. Sosmed adalah tempat berlatih menulis yang paling baik. Gunakan sosmed untuk menjadi jempatan antara penulis dengan pembaca atau dengan penerbit
Isi harus punya sesuatu yang kuat. Penulis memberikan suara untuk mewakili orang-orang yang tidak dapat bersuara.
Bagaimana mengurangi kecemasan untuk terbebas dari plagiarisme?
Menerapkan multiplot novel pada cerpen. Terinspirasi dengan cerita orang lain dengan pendekatan yang berbeda meskipun temanya sama. Cuplikannya disebutkan tidak apa-apa. Yang tidak boleh adalah meniru plek. Terinspirasi karakter, plotnya boleh yang dihindari adalah mengulang hal yang sama dan meniru. Gaya kepenulisan juga boleh menjadi sumber inspirasi.
Closing statement Asma Nadia :
Dari yang sedikit yang dipaparkan bisa desikit banyak dipaparkan. Yakini bahwa siapapun bisa menjadi penulis kalua kita mau. Keterampilan menulis harus diasah. Kalua mereka mau jadi penulis harus suka membaca. Dengan kita membaca, kampusnya kita kita jadi punya guru dimana-mana. Salah satu alasan tulisan kita tidak selesai adalah menulis sambal mengedit. Menulis itu tamasya imajinasi, nulis aja tidak perlu sambal mengedit. Pekerjaan hati, senangkan hati. Mengingat penulis adalah profesi yang tidak ada bossnya kecuali jika kita menulis untuk media massa, maka banyaklah membaca. KBM app unduh menjadi sarana latihan menulis dan dipublish disana. Menulis itu berjuang dan perjuangan tidak mengenal kata selesai. Dengan tulisan kita akan abadi jadi jangan menulis yang kemudian akan kita sesali.
Menulis itu merupakan proses kreatif
Menulis adalah sebuah warisan ilmu yang bisa menjadi tabungan akhirat.

0 Komentar